“Self Talk” Untuk Apresiasi Tubuh Dan Pikiran

Dalam diri setiap kali terjadi pembicaraan di dalam diri kita sendiri atau dikenal sebagai “self talk”. Penelitian Deepak Chopra menyimpulkan ada sekitar 65.000 kata yang diucapkan diri sendiri. Setiap orang melakukannya, namun banyak yang tidak menyadarinya atau mengacuhkannya sehingga self talk berjalan otomatis atau tanpa kendali. Sayangnya karena otomatis atau tanpa kendali, 80% dari self talk berisi kata-kata negatif. Saya hendak mengatakan, self talk ini harus dilakukan dengan kesadaran dan kontrol untuk tujuan yang bermanfaat. Hal ini sama halnya jika Anda harus berbicara dengan orang lain perlu dilakukan dengan kesadaran dan kontrol dari Anda untuk mendapatkan komunikasi yang baik.

Idealnya bila self talk ini dilakukan dengan sadar, tentunya Anda akan mengisi pembicaraan tersebut dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat untuk diri Anda. Anda dapat memperoleh banyak manfaat dari self talk secara sadar, antara lain :

  • Memahami diri sendiri dengan lebih baik
  • Sarana untuk menjadi pribadi yang positif
  • Menciptakan komunikasi mental yang baik baik tubuh dan pikiran
  • Meningkatkan fungsi hubungan tubuh dan pikiran (mind-body connection)
  • Membatu kebutuhan khusus seperti penyembuhan dan menjaga kesehatan

Manfaat tersebut tentunya hal yang sangat penting untuk Anda. Untuk memperoleh manfaat tersebut, langkah awal adalah memberikan apresiasi terhadap tubuh dan pikiran dengan self talk. Anda juga telah dan juga memberikan apresiasi terhadap tubuh dan pikiran dengan cara lain. Mengonsumsi makanan dan minuman yang baik, berolahraga, beristirahat, berwisata juga merupakan bentuk apresiasi  terhadap tubuh dan pikiran. Namun akan semakin lengkap apabila Anda tambahkan dalam bentuk ‘ucapan’ yang menghargai. Ini sama halnya antara memberikan seseorang kado tanpa ucapan apapun dengan memberikan kado ditambah dengan ucapan yang tulus. Hal terakhir ini akan lebih menyentuh dan menanamkan kesan baik yang lebih kuat.

Mungkin Anda telah melakukannya, bila belum segera memulai kebiasaan ini dengan rutin. Saya melakukannya minimal dua kali sehari, setelah berdoa kepada Tuhan pada pagi hari dan malam hari. Anda hanya perlu mengucapkan “terima kasih” kepada tubuh dan pikiran Anda.  Lakukan dengan cara Anda setulus mungkin, dengan cara yang nyaman dan Anda sukai! Jangan memberikan apresiasi hanya sekedarnya, basa-basi atau sebagai ritual belaka. Ini hanya menghasilkan  hubungan Anda dengan tubuh dan pikiran Anda yang sekedarnya, basa-basi atau ritual belaka. Anda tentunya menginginkan hubungan yang baik dengan tubuh dan pikiran Anda. Anda tahu bagaimana memperlakukan atau memberikan apresiasi yang selayaknya untuk tubuh dan pikiran Anda.

Lebih baik lagi apabila Anda mau meluangkan waktu sedikit lebih banyak untuk berbicara kepada tubuh dan pikiran Anda sendiri. Terutama untuk Anda yang baru memulai melakukan self talk secara sadar. Sampaikan pada setiap bagian tubuh mulai ujung rambut sampai ujung kaki rasa terima kasih Anda, atas support yang tubuh dan pikiran lakukan untuk Anda baik dalam mendukung aktivitas sehari-hari maupun sudah menjaga diri sehat sampai detik ini.

Mengenai self talk, Hiromi Shinya, MD mengatakan agar dapat menjalani hidup berumur panjang dan sehat, janganlah disesatkan oleh suara-suara yang datang dari luar, condongkanlah kepada Anda dan dengarkanlah suara-suara yang datang dari dalam tubuh Anda sendiri.

Dengan langkah awal memberikan apresiasi kepada tubuh dan pikiran melalui self talk akan membawa efek pada hubungan baik Anda dengan tubuh dan pikiran Anda. Adanya hubungan baik ini membuat tubuh dan pikiran akan menyampaikan kepada Anda hal-hal yang bermanfaat dalam menyehatkan diri Anda. Anda juga lebih mudah meminta hal-hal yang Anda inginkan dalam kaitannya hal-hal yang bermanfaat untuk diri Anda termasuk kesehatan Anda.

Anda lebih peka dan lebih mengerti kebutuhan tubuh dan pikiran Anda. Anda tidak perlu lagi menerjemahkan sinyal-sinyal yang dikirimkan tubuh Anda karena tubuh Anda akan berbicara dengan Anda. Seseorang yang tidak menggunakan self talk secara sadar, maka ketika mengirimkan peringatan tubuh mengirimkannya berupa sinyal-sinyal.  Sinyal-sinyal tersebut seringkali sangat umum dan mudah diketahui maksudnya, namun seringkali seseorang tidak peka atau mengacuhkannya.

Misalnya bersin-bersin adalah peringatan awal kebutuhan tubuh karena kurangnya istirahat. Peringatan ini seringkali diterjemahkan sebagai pertanda akan flu belaka. Sementara seseorang pada akhirnya menjadi flu pun bukan karena sakit dan membutuhkan obat. Melainkan alarm peringatan yang berbunyi lebih kencang bahwa tubuh kekurangan istirahat. Minum obat pada saat flu seringkali tidak menyembuhkan malah menambah  bertambah parah. Hanya dengan istirahat yang cukup justru flu malah sembuh karena bersin-bersin dan flu hanya sinyal saja. Untuk Anda yang rutin melakukan self talk secara sadar, tubuh dapat langsung mengatakan “Waktunya istirahat neh, kemarin-kemarin istirahatnya kurang!” kepada Anda.

This entry was posted in General Article. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s